Hiruk-pikuk desiran ombak,
memecahkan kebuntuan tiupan angin,
Lambaian pohon nyiur menandakan..
seruan hatiku yang tanpa henti..
Sudah puas sebidang sawah menerbitkan benih,
Sudah puas selebar tujuh lautan meruntuhkan tembok manik,
Namun hatiku umpama sehelai daun....
yang jatuh berguguran.....
Destinasi akhirku adalah lantai..
beralaskan zarah-zrah konkrit,
Payung biru yang menjadi bumbungku...
melewati seluruh alam...
Namun seluruh penghuni alam..
Seakan-akan menidakkan,
Panggilanku, membiarkanku hanyut..
Hanyut..hanyut..dalam pelayaran mimpi palsu.
Zamsuri, bera
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment